Event

The BLIXT Project

Kebanyakan orang menggunakan fotografi untuk mengabadikan momen-momen berharga dan penting mereka, agar tidak pudar dari ingatan. Namun, fotografi juga dapat digunakan untuk mengekspresikan diri secara gamblang, sekaligus menceritakan pengalaman pribadi.

_____________

 

Itulah yang dilakukan oleh enam fotografer muda melalui proyek fotografi mereka, The BLIXT Project. Keenam orang yang masih mahasiswa itu adalah Thalia W., Ketrin Aster, Marselgeo, OngWilliamJoe, Stella Randy, dan Andhie Kusnadi. Kelimabelas karya mereka dipajang dengan apik pada dinding tangga di Kafe That’s Life Coffee di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan dalam pameran fotografi yang dilaksanakan dari 21 Februari hingga 21 Maret 2016. Setiap karya pun menunjukkan ciri khas masing-masing fotografer yang berbeda gaya dan tema, mulai dari foto dokumenter naratif hingga seni kontemporer.

Pembukaan pamerannya sendiri pada Minggu siang, 21 Februari lalu ramai dihadiri oleh mahasiswa dan dosen, serta dimeriahkan dengan acara sesi sharing dan tanya-jawab seputar The BLIXT Project bersama para fotografer kontributornya.

“Mau apa habis lulus? Hal lain apa yang bisa dibanggakan habis kuliah? Kami dipancing untuk ke luar (oleh dosen) dan bikin portofolio untuk bekal keluar. Akhirnya kami mau coba bikin pameran,” ujar Thalia, selaku ketua proyek mengenai alasan di balik dimulainya The BLIXT Project.

Untuk prospek masa depan proyek ini, Marsel menegaskan: “The BLIXT Project merupakan sebuah starting point para fotografernya untuk tetap berkarya, mulai dari karya solo sampai proyek 2-3 orang dengan tema lain. Intinya, kami akan terus berkarya di bidang fotografi.”

Fotografer: Ovita Pattari